Nurul Ain,
Hidup kami kau sinari,
Malam kami kau terangi,
Siang kami kau payungi,
Bangun Ayah, bangunlah Umi,
Kau sebutkan di telinga kami,
Suatu hari kau kan pergi,
Menerus dan mengurus hidupmu sendiri,
Apa dipelajari jadikan sendi,
Tinggal kami bersendiri memerhati,
Berdoa dan bermunajat sepenuh hati,
Jadilah engkau insan yang berperi,
Rambutmu, matamu, bibirmu tautan hati
Senyummu, bicaramu, tawamu pengubat sakti
Walau apa pun yang terjadi
Kau tetap tersemat didalam hati sanubari.
Hasil nukilan dan ciplakan
Meor


